Setting DHCP Server pada Ubuntu

Bagaimana menginstall dan mengkonfigurasi DHCP Server pada Ubuntu. Berikut adalah hasil googling dan pengalaman saya

1.Install program dhcp
sudo apt-get install dhcp3-server
2.Back up file konfigurasinya sebelum di edit
sudo cp /etc/default/dhcp3-server /etc/default/dhcp3-server_backup
3.Edit file default DHCP Server
sudo gedit /etc/default/dhcp3-server
cari baris yang ada
INTERFACES=”"
ganti dengan
INTERFACES=”eth0″
4.Simpan hasil editan
5.Edit file konfigurasi untuk server DHCP-nya
sudo cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf_backupĀ  (backup dulu sebelum diedit)
gksudo gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
cari bagian dibawah ini
# option definitions common to all supported networks…
option domain-name “example.org”;
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
ganti dengan baris dibawah ini
# option definitions common to all supported networks…
#option domain-name “example.org”;
#option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
#default-lease-time 600;
#max-lease-time 7200;
cari baris dibawah ini

# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}

ganti dengan
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.100 192.168.0.200;
option domain-name-servers 202.188.0.133, 202.188.1.5;
option domain-name “tm.net.my”;
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
6.Setelah di edit simpan dan restart DHCP daemonnya
sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart

Setting Ssh Server pada Ubuntu

Apa yang dimaksud dengan SSh server itu
SSH Server adalah suatu daemon yang digunakan untuk meremote server, dan memungkinkan kita bisa bekerja secara virtual dari manapun kita beradatanpa harus berada didepan komputer tersebut dan pastinya lebih aman dari layanan remote seperti yang lain dan berjalan pada mesin Unix dan Linux.
1.Proses Instalasi SSH Server pada Linux Ubuntu,masukkan DVD Repository
$ sudo apt-get install ssh
2.Meremote dari komputer lain yang sudah ada ssh-nya
$ ssh username@192.168.0.1 (username adalah user lokal yang sudah didaftarkan pada komputer yang akan kita remote)
3.Mencopy file dari komputer remote ke komputer lokal
$ scp -r username@192.168.0.1:/home/username/remotefile.txt .
4.Mencopy file dari komputer lokal ke komputer remote
$ scp -r localfile.txt username@192.168.0.1:/home/username/
5.Bagaimana membatasi user untuk konek menggunakan ssh
- Back up file konfigurasi ssh
$ sudo cp /etc/ssh/sshd_config /etc/ssh/sshd_config.ORIGINAL
- Edit file konfigurasi ssh servernya
$ gksudo gedit /etc/ssh/sshd_config
- Ganti parameter PermitRootLogin dari yes ke no
- Tambahkan parameter AllowUsers dan user tertentu yang diberikan hak akses (dipisahkan spasi)
- Untuk tidak memperbolehkan semua user konek tambahkan nosuchuserhere sesudah AllowUsers
6.Meremote mesin Ubuntu dari mesin Windows
gunakan program Putty
7.Mencopy file dari remote mesin ubuntu dari mesin Windows
gunakanlah program FileZilla

Selamat menikmati fasilitas remote server dan anda dapat melakukan konfigurasi server dari mana anda berada.

Setting Samba Server pada Ubuntu

Setting Samba Server pada Ubuntu

A. Proses instalasi dan pengadaan user
1.Install Samba Server pada Ubuntu
$ sudo apt-get install samba smbfs
2.Tambahkan samba user pada system anda
$ sudo useradd namauser
$ sudo smbpasswd -a namauser
3.Buat file konfigurasi yang akan digunakan untuk menampung samba user
$ sudo gedit /etc/samba/smbusers
sisipkan baris dibawah ini
system_username = “namauser”
simpan dan keluar dari editan
4.Bagaimanakah caranya mengedit ataupun menghapus samba user
untuk mengedit ketikkan
$ sudo smbpasswd -a system_username
sedangkan untuk menghapus
$ sudo smbpasswd -x system_username
B. Bagaimanakah menggunakan sharing dengan samba dengan berbagai opsi
1.Mensharing folder home dengan opsi read only
edit dahulu file smb.conf
$ sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf_backup
$ sudo gedit /etc/samba/smb.conf
cari baris
; security = user
ganti dengan
security = user
username map = /etc/samba/smbusers
simpan dan keluar
untuk mengetes apakah konfihurasinya telah berhasil
ketikkan perintah
sudo testparm
kemudian restart sambanya
sudo /etc/init.d/samba restart
2.Mensharing folder home dengan opsi read and write
edit file smb.conf
cari baris

# By default, the home directories are exported read-only. Change next
# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.
writable = no

ganti dengan

# By default, the home directories are exported read-only. Change next
# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.
writable = yes

restart samba-nya
3.Bagaimanakah mensharing folder public untuk disharing pada user public
buatlah folder public pada direktori home dengan autentifikasi (user permission)
$ sudo mkdir /home/public
buatlah permission folder public menjadi read n write
sudo chmod 777 /home/public
setelah itu edit file smb.conf
tambahkan baris dibawah ini
[public]
comment = Public Folder
path = /home/public
public = yes
writable = yes
create mask = 0777
directory mask = 0777
force user = nobody
group = nogroups
setelah itu restart lagi samba-nya
4.Bagaimanakah mensharing folder public untuk disharing pada user public
buatlah folder public pada direktori home tanpa autentifikasi (no user permission)
setelah itu edit file smb.conf
tambahkan baris dibawah ini
[public]
comment = Public Folder
path = /home/public
public = yes
writable = yes
create mask = 0777
directory mask = 0777
force user = nobody
group = nogroups
setelah itu restart lagi samba-nya
Setelah itu periksa hasil sharingnya di komputer yang menggunakan SO Windows.
Selamat mesin linux anda telah dapat diakses dari mesin windows