Salah satu alasan banyak orang enggan beralih ke Linux adalah terbatasnya ketersediaan driver peripheral yang mereka perlukan, salah satunya adalah untuk pencetakan atau printer. Ubuntu sudah banyak digunakan oleh banyak kalangan dengan berbagai tingkat keperluan masing-masing. dukungan untuk driver printer sudah mulai banyak dan tutorialnya juga sudah ada dimana-mana (tinggal Seacrh pake Google aja). Ubuntu juga mensupport printer dari vendor-vendor terkenal seperti Canon,HP, maupun Epson. Meskipun begitu mereka masih belum mau membuat driver khusus untuk Linux. Karena hal yang demikian kita sebagai pengguna Linux juga harus sedikit kreatif untuk mengakalinya.
Berbekal ide dari temen sekantor supaya beberapa printer bisa berjajar dan dalam pengeprinant hanya dari satu komputer dan dapat diakses dari seluruh jaringan, maka akhirnya printer Canon Pixma IP1700 bisa digunakan lewat jaringan dan sekaligus Ubuntu yang ada bertindak sebagai print-server. HP Laserjet 1020, Epson LX 300+ dan yang terakhir Canon Pixma IP1700. Untuk HP saya pake driver fooz2j, untuk Epson saya menggunaka driver yang sudah ada, dan untuk IP1700 saya gunakan TurboPrint. Untuk turboprint meskipun cuma versi yang free tapi bisa juga digunakan. Memang kalo kita ngeprint lokal maka setiap hasil printnya akan selalu ada logonya turboprint. Entah ini bug’s atau memang sengaja dibuat, soalnya kalau kita ngeprintnya lewat jaringan atau tidak menggunakan secara langsung dari komputer yang kita install turboprint, hasilnya akan seperti biasa dan tidak ada lagi logo turboprintnya. Bagi saya ini yang saya inginkan, soalnya kebanyakan dari pemakaian printer dikantor kami adalah digunakan oleh komputer network yang kebanyakan adalah notebook.
Jadi dengan tidak melanggar hak-hak orang lain kita tetap bisa menggunakan printer canon Pixma IP1700 di Ubuntu kita. Selamat menikmati kebebasan dalam mengggunakan software dalam komputer kita. Silahkan mencoba