Tak ada hal yang lebih menyenangkan selain Ubuntu sudah bisa dinotebooku
Tak ada hal yang lebih menyenangkan selain Ubuntu sudah bisa dinotebooku
Karena merasa sangat pentingnya pengusaan dalam menggunakan shell linux, maka perlu adanya rewiev dalam melakukan setting khususnya setting yang berkaitan engan jaringan. Jika berbiara mengenai jaringan maka hal yang harus dilakukan adalah mensetting IP Adres terlebih dahulu. Sebenarnya untuk menyetting Ip Addres bisa dilakukan menggunakan mode Grafis/xDesktop. Tapi jika kita keseringan menggunakan metode ini lama-lama kita akan lupa dalam menggunakan metode shell yang menurut saya sangat mengasikkan. Karena jika kita sudah terbiasa dengan menggunakan shell maka kita tak akan kalang kabut jika xWindows kita ada masalah, karena linux masih bisa jalan tanpa adanya xWindows alias dengan shell aja.
Langsung aja kita mulai untuk mensetting IP Address. Kenapa kok Ip Addres yang didahulukan dari yang lain, karena ip aalah nafas dari jaringan, tanpa ip jaringan tidak akan bisa berjalan. Dalam mensetting Ip Address dilinux kita harus mengedit file konfigurasi interfaces atau tergantung masing-masing distro yang kita pake. Kebetulan distro yang saya pake adalah Ubuntu versi 6.06 LTS, meskipun sudah ada versi terbarunya saya masih memilih menggunakan versi ini.
Untuk mensetting Ip Address kita harus mengedit file interfaces yang berada didalam direktori /et/network. Pada shell/terminal kita ketikkan:
$ sudo gedit /etc/network/interfaces
Atau tergantung pada masing-masing editor yang kita pakai.
setelah file konfigurasi telah muncul maka kita ketikkan perintah setting sebagai berikut:
iface eth0 inet static
address 192.168.2.100
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.2.1
nameserver 192.168.2.1
Settingan diatas diasumsikan kita menggunakan ethernet card dan dibaca oleh linux sebagai eth0. Untuk settingan no ip dan lain-lain tergantung dari masing-masing kebijakan yang ada.
iface wlan0 inet static
address 192.168.2.100
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.2.1
nameserver 192.168.2.1
wireless-essid xhotspot
wireless-key 1122334455
Sedangkan untuk yang ini jika kita menggunakan wireless dan dideteksi sebagai wlan0.Dengan ssid “xhotspot” dan menggunakan wep keynya “1122334455″.
Setelah proses pemberian ip sudah selesai maka untuk menerapkan konfigurasinya kita harus merestart settingan jaringannya. Untuk kita merestartnya kita ketikkan perintah dibawah ini di terminal:
$ sudo /etc/init.d/networking restart
Jika tidak ada kesalahan dalam penyetinggan makan proses restart jaringan tidak akan ditemukan komentar atas kesalahan kita dalam menyettingnya.
Dengan begitu hilang satu kekhawatiran kita dalam penggunaan shell dilinux. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Bagaimana menginstall dan mengkonfigurasi DHCP Server pada Ubuntu. Berikut adalah hasil googling dan pengalaman saya
1.Install program dhcp
sudo apt-get install dhcp3-server
2.Back up file konfigurasinya sebelum di edit
sudo cp /etc/default/dhcp3-server /etc/default/dhcp3-server_backup
3.Edit file default DHCP Server
sudo gedit /etc/default/dhcp3-server
cari baris yang ada
INTERFACES=”"
ganti dengan
INTERFACES=”eth0″
4.Simpan hasil editan
5.Edit file konfigurasi untuk server DHCP-nya
sudo cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf_backupĀ (backup dulu sebelum diedit)
gksudo gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
cari bagian dibawah ini
# option definitions common to all supported networks…
option domain-name “example.org”;
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
ganti dengan baris dibawah ini
# option definitions common to all supported networks…
#option domain-name “example.org”;
#option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
#default-lease-time 600;
#max-lease-time 7200;
cari baris dibawah ini
…
# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}
…
ganti dengan
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.100 192.168.0.200;
option domain-name-servers 202.188.0.133, 202.188.1.5;
option domain-name “tm.net.my”;
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
6.Setelah di edit simpan dan restart DHCP daemonnya
sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart